Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes), telah meluncurkan program prioritas nasional yang transformatif: Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program ini merupakan bagian dari upaya fokus pada aspek preventif dan promotif kesehatan, yang bertujuan untuk mendeteksi dini berbagai penyakit sebelum menjadi parah. Diluncurkan secara resmi pada awal tahun 2025, program ini menjadi "kado" berharga dari pemerintah untuk seluruh lapisan masyarakat, dari bayi hingga lansia.
Mengapa Cek Kesehatan Gratis Penting?
Banyak penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes, dan kanker stadium awal sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas. Program CKG berfungsi sebagai sistem peringatan dini. Dengan deteksi dini, masyarakat dapat mengambil langkah pencegahan, menjalani pengobatan lebih cepat, dan secara signifikan mengurangi risiko komplikasi serius di masa depan, sekaligus menekan biaya pengobatan jangka panjang.
Sasaran dan Cakupan Program CKG
Program CKG menargetkan puluhan juta warga Indonesia setiap tahunnya dan dirancang untuk dapat diakses oleh semua golongan usia. Jenis pemeriksaan disesuaikan berdasarkan kelompok usia untuk hasil yang lebih optimal:
- Bayi dan Balita: Skrining penyakit bawaan lahir dan status gizi.
- Anak Sekolah dan Remaja: Fokus pada obesitas, diabetes, kesehatan gigi, dan kesehatan reproduksi.
- Dewasa: Deteksi dini kanker (serviks dan payudara), hipertensi, diabetes, TBC, dan kesehatan jiwa.
- Lansia: Kondisi kesehatan terkait penuaan seperti Alzheimer, osteoporosis, stroke, dan penyakit jantung.
Secara total, program ini mencakup skrining untuk sekitar 14 jenis penyakit prioritas yang pembiayaannya dijamin gratis oleh Kemenkes.
Di Mana dan Kapan Bisa Mengakses CKG?
Program CKG dapat diakses dengan mudah. Awalnya program ini dikaitkan dengan hari ulang tahun warga, namun kini strateginya diubah agar masyarakat dapat melakukan pemeriksaan kapan saja.
Masyarakat cukup mendatangi Puskesmas atau fasilitas kesehatan tingkat pertama terdekat dengan membawa kartu identitas (KTP). Program ini juga diperluas pelaksanaannya ke sekolah-sekolah untuk menyasar para pelajar.
Selain datang langsung, pemerintah juga mengintegrasikan layanan ini melalui kanal elektronik, seperti aplikasi SATUSEHAT Mobile, untuk memudahkan pendaftaran dan akses informasi.
Tindak Lanjut Setelah Pemeriksaan
Hasil CKG akan memberikan gambaran kondisi kesehatan Anda. Jika terindikasi memiliki faktor risiko atau terdiagnosis penyakit tertentu, tenaga medis di Puskesmas akan memberikan konsultasi dan penanganan lebih lanjut, termasuk pemberian obat secara langsung jika diperlukan. Program ini memastikan adanya kesinambungan layanan dari skrining hingga pengobatan awal.
Komentar (0)
Belum ada komentar
Tulis Disini